Jumat, 26 Februari 2016

Malam yang indah

Gadis itu hanya bisa duduk diujung ruangan. Meratapi penyesalan yang telah ia pebuat. Semuanya terjadi begitu saja,tetapi harus bagaimana lagi? Ia terlanjur melakukannya. Hari demi hari ia lalui dengan seluruh penyesalanya. Dari diajak temannya hingga sekarang kecanduan. Ia pun takut seluruh keluarganya ataupun teman temannya akan mengetahuinya. Ia berangkat kesekolah dengan wajah murung, sedih dan tak bersemangat, hawanya ingin lagi memakai obat-obatan terlarang itu lagi. Sesampainya disekolah Ia pun menjadi bahan pembicaraan disekolahnya. Ia pun kaget mengetahui bahwa teman temannya tahu kejadian saat itu. Ia juga takut kalau guru atau orang tuanya mengetahui perbuatannya yang tidak senonoh ini. Ia pun langsung berlari menuju kelasnya dan langsung terdiam dikursi paling belakang.

“Apa yang telah kau perbuat?!?!” Tanya Boy sambil menggebrak mejanya.

Ia pun hanya bisa menunduk

 “Jawab!” Bentak Boy.

 “Gue Dipaksa Bego”  balasnya dengan sedikit membentak.

 Boy langsung mengangkat wajah gadis itu

 “Kenapa lu mau?!?!”  Sentak Boy

 “Ya mau gimana lagi? Gua udah gabisa ngapa ngapain lagi waktu itu!” Jawabnya dengan nada menyesal

Boy terdiam beberapa detik , tanpa sepatah kata, boy pun meninggalkan gadis itu dan kembali ketempat duduknya.Boy adalah teman gadis itu sejak SD hingga SMA ini. Gadis itu langsung termenung didalam penyesalannya. Satu demi satu pelajaran mulai terlewatkan, nilai demi nilai yang ia dapatkan mulai menurun drastis.Hingga akhirnya orangtuanya dipanggil kesekolahnya dan bapak kepala sekolah menceritakan kejadian yang menimpa gadis itu,dan orang tuanya terkejut. Sesampainya dirumah orang tua dari gadis itu menanyakan sesuatu hal kegadis itu

“Kenapa nilaimu menurun?” Tanya ayah dari gadis itu

“nggak papa pah” jawab gadis itu

 “ apa yang telah kamu perbuat?!?!” Bentak ayahnya sambil menghantam televisi diruang keluarga tersebut.

Gadis itu hanya bisa menunduk sambil menahan tangis

“bagus ya kamu, setelah ibumu meninggal kamu bisa bertingkah sesuka hatimu?” 
Tanya ayah dari gadis itu sambil menahan emosi

“papah juga sih kerja sampe malem” jawab gadis itu dengan nada sedikit melawan

“ayah nyari uang buat makan kita sehari hari!”

“ya tapi inget waktu juga pah, inget aku, ga ingetin bisnis papah terus”

Ayahnya langsung terdiam dan pergi meninggalkan rumah saat itu juga

          Beberapa hari kemudian rumahnya disita oleh polisi dan gadis itu ditangkap oleh polisi karena terbukti menggunakan obat-obatan terlarang itu. Gadis itu terkena hukuman 3tahun penjara dan 3 tahun rehabilitasi. Sewaktu itu Gadis itu hanya bisa menghitung hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun. Hingga akhirnya ia memiliki tetangga penjara yang juga melakukan tindakan yang sama dengannya. Mereka berdua mengobrol sedikit demi sedikit.

“udah berapa tahun lu disini?” tanya reva, tetangga penjara gadis itu

“udah setahun nih, lu masuk kesini juga gara gara narkoba?” Tanya gadis itu

“iya nih, temen temen gua pada ember  semua”  jawab reva

“haha sama, padahal enak banget lhoh” Jawab gadis itu

“Yoii, enak bangetttt, Lu disini ga sama temen temenlu? “tanya Reva

“kaga, temen temen gua udah berhasil kabur semua” jawab gadis itu

“keluarga gaaada yang mau denda gitu biar ringan?” tanya reva kembali

“kaga, ayah gua yang bikin gua masuk kesini” jawab gadis itu

“lah gua masuk kesini bokap gua denda 300.000 juta hukumannya jadi ringan” Jawab reva

“loh kok bisa gitu?” tanya gadis itu

“namanya aja indonesia” jawab reva dengan santai

“Lu disini jadi berapa tahun?” tanya gadis itu

“Cuma dua tahun dan rehabilitasinya juga 2 tahun, enak kan? Palingan kita barengan keluarnya” jawab reva

“yaa semoga aja gitu, gua pengen main main sama elu nih haha” jawab gadis itu dengan sedikit ceria

“btw lu abis keluar mau make lagi?” tanya reva

“ga ah, mau nyoba yang lebih ekstrim” jawab gadis dengan nada bercanda
“eh seriusan..” lanjut reva

“ya kaga lah, eh liat aja nanti haha” jawab gadis itu

“betul juga lu, haha “ jawab reva

Merekapun sering mengobrolkan hal-hal kecil hingga mereka makin akrab dan makin mengenal satu sama lain dengan baik. Gadis itu akhirnya memiliki teman saat rehabilitasi esok, ia yakin reva akan menjadi gadis yang benar benar liar ketika keluar rehabilitasi bersamanya, maka dari itu gadis itu memiliki rencana yang sangat licik yaitu gadis itu ingin menjadikan reva sebagai bandar narkoba diJakarta sehingga banyak gadis gadis lain yang terjerat kasus sama seperti dirinya reva dan kawan kawan yang lainnya. Hari Demi hari pun berlalu. Gadis itu hanya bisa melihat reva yang bolak balik ditelpon oleh pihak keluarganya yang katanya memiliki saham yang cukup besar diindonesia.

          Boy disekolah hanya bisa menikmati hari- hari sepinya tanpa gadis kecil itu, ia hanya bisa memandangi tempat duduknya. Hingga akhirnya mondy pun datang dan bertanya

“eh lu kenapa ngelamun aja?” tanya mondy

“ah gapapa mau tau aja lu” jawab boy

“tapi kok lu dari tadi liatin kursi itu sih, kenapa?” lanjut mondy

“dah ah mau tau banget lu” jawab boy sambil meninggalkan mondy

Ayahnyapun mulai meneruskan bisnisnya tanpa memberitahu siapapun tentang masalah yang menimpa keluarganya.kerja keras ia lakukan untuk memiliki rumahnya kembali yang telah disita beberapa tahun yang lalu. Benar kata pepatah, tidak ada yang bisa mengkhianati sebuah kerja keras akhirnya ayah gadis itu memiliki sebuah perusahaan sendiri. Ia memiliki karyawan yang banyak dan ramah, ia pun mulai menjadi sesorang pengusaha yang terkenal diJakarta. Tak hanya sesekali ayahnya memikirkan keadaan gadis kesayangannya tersebut, ia selalu membangga banggakan gadis itu tetapi rasa bangga itu seperti hangus oleh kekesalan. Dulu saat masih memiliki istri gadis itu adalah anak yang penurut, tidak bandel seperti sekarang. Ayahnyapun lebih ingat waktu dan ingat keluarga. Ibunya adalah sesosok wanita cantik nan mulia bagai bidadari turun dari khayangan, sifatnya yang sangat baik menjadikannya mudah dikenal oleh tetangga sekitar kompleks.gadis itu dulu juga sesorang anak yang sangat beprestasi ia adalah anak yang mendapatkan ranking 1 berturut turut sejak kelas 1 sd hingga kelas 2 smp dan menjadi siswa dengan Nem tertinggi seSMPnya. Tentu saja hal itu membuat orangtuanya bangga.Ibunya sangat bahagia mendengarkan kabar itu. Namun, seseorang ada yang iri atas kelembutan hati ibu gadis itu.orang itu mempunyai niat untuk meracuni ibu gadis itu, sehingga ibu itu meninggal ketika meminum air buatan pembatunya yang telah diberi racun oleh sesorang tersebut. Pembantunya yang lalai tersebut langsung dibawa kekantor polisi untuk ditindak lanjuti dan alhasil ia pun terkena hukuman mati dengan tuduhan pembunuhan berencana. Ayahanyapun tidak bisa menahan gejolak airmata didasar hati , begitupun gadis itu ia menangisi jasad ibunya 7 hari 7 malam ia sangat tak rela ibunda tersayangnya pergi begitu saja.semenjak itu gadis itu mulai menjadi gadis yang mudah depresi, frustasi dan troublemaker. Ayahnyapun mulai tak ingat waktu dan menjadi seperti sekarang, lebih mementingkan bisnis daripada anaknya sendiri.
Tahun demi tahun gadis itu lalui bersama sahabat barunya,reva hingga akhirnya mereka pun masuk kemasa rehabilitasi.

“ga sadar udah masa rehab aja nih” celetuk reva

“iya juga ya, ga kerasa” jawab gadis itu sambil tertawa ringan

“haha,eh ternyata disini cewenya sedikit ya..” lanjut reva

“ya iyalah, diluar sana masih banyak kali cewek yang waras, haha” jawab gadis itu.

“eh itu cowo boleh juga ya, haha” kata reva sambil menyenggol bahu gadis itu

“yang mana, yang mana?”tanya gadis itu

“itu lhoohhh” jawab reva sambil menunjuk kearah lelaki itu

“ah apaan kaya gitu kok ganteng” jawab gadis itu sambil membuang muka

“ih matalu rusak apa gimana sih, dia cakep tau”  jawab reva dengan sigap

“gantengan juga temen gua, namanya boy, dia temen gua sejak SD sampe SMA kemarin, tapi dia ngeselin” lanjut gadis itu

“emang ngeselin kenapa?” tanya reva

“dia bawel banget, cerewet orangnya” lanjut gadis itu

“ehh kalau dia bawel berarti dia sayang sama lu, lu harus ngerti” jawab reva

“mmmm” jawab gadis itu sembari memandangi indahnya langit pagi itu

Mereka berdua terus bertukar tukaran cerita tentang perasaan mereka. dilain sisi boy merindukan kehadiran gadis itu, hingga akhir masa rehabilitasi boy memutuskan untuk membuat kejutan kecil kecilan dirumah gadis itu, boy telah melakukan kerjasama dengan ayah dari gadis itu.

“akhirnya om persiapannya selesai juga” Lantur boy

“iya nak, seneng bisa lihat anakku kembali kepangkuanku, haha” jawab ayah gadis itu

“haha iya om, oh iya kita mau jemput kapan om?” tanya boy 

“sekarang aja gimana? Mobil om sudah siap itu” jawab ayah gadis itu

“oh siap om” balas boy

Boy pun langsung menyiapkan mobil didepan pintu dan menjemput ayah dari gadis tersebut dan mereka siap menjemput gadis itu dipenjara.

“akhirnya kita bisa keluar rev, yeaaahhhhh” teriak gadis itu

“iya yeaaaaaahhhhh” balas reva

“oh iya kamu dijemput apa gimana nih?” tanya gadis itu

“oh aku udah dijemput didepan sama keluarga nih, kamu gimana?” jawab reva

“gatau juga nih, gaada kabar, mereka semua udah gangurus aku palingan.” Balas gadis itu

“eehhh gaboleh gitu, sabar dlu deh, santai gua temenin sampe lu dijemput dah” jawab reva

“yang bener? Itu orang tua lu gimana? “ tanya gadis itu

“ah gapapa nunggu bentar” balas reva

Tidak ditunggu lama akhirnya ayahnya dan boy datang. Reva tak bisa menahan tangis, ia langsung memeluk ayahnya.

“ayah?” celetuk gadis itu

“hei anakku” sembari memuka kedua lengannya untuk mengajak berpelukan

“ayaaahhhhhhhhh” gadis itu langsung berlari dan memeluk ayahnya

“selamat kawanku kau berhasil” kata boy

Gadis itu kaget karena keberadaan boy, ia langsung melepas pelukannya dari ayahnya. Reva juga ikut meneteskan airmata melihat drama singkat itu

“lu ngapain disini?” tanya gadis itu

“gua kan jemput eluuuu” jawab boy sambil mendekat kearah gadis itu

“hah?” gadis itu kebingungan

Boy langsung memeluk gadis itu tanpa sepatah kata,gadis itu kaget dan akhirnya ikut memeluk boy, dan pelukan mereka berakhir ketika reva menghampiri mereka.

“halo om, boy, eh aku pamit dlu ya? Udah ditungguin nih” tanya reva

“oh iya, makasih ya udah nemenin anak saya” jawab ayah dari gadis itu

“iya reva makasih ya selama ini” jawab gadis itu sembari memeluk reva, revapun balas memeluknya dengan erat, perpisahan dimalam hari itu takkan terlupakan.

          Sesampainya dirumah gadis itu terkejut karena dirumah telah disiapkan kejutan kecil kecilan untuk merayakan kepulangannya, ia langsung menangis bahagia sembari memeluk ayahnya.

“ini idenya boy lhoh, kok ayah doang yang dipeuk?” tanya ayahnya

Gadis itu tanpa membalas sepatah kata apapun dan langsung memeluk boy. Akhirnya mereka bertiga melakukan makan makan dan akhirnya boy berpamitan untuk pulang. Esoknya gadis itu ingin melanjutkan sekolahnya, iapun masuk kesekolah swasta, beda dengan boy, ia telah masuk kejenjang yang lebih tinggi. Akhirnya mereka berdua sering berangkat sekolah bersama dan pulang bersama, hingga akhirnya...

“hey, sudah lama aku mengenalmu, juga sudah lama aku ingin menyatakan perasaan ini, maukah kamu menjadi kekasihku?” tanya boy sambil berlutut dan membawa bunga didepan gadis itu ditengah indahnya malam

“boyyy” jawab gadis itu sembari mengangguk dan menerima bunga yang diberikan oleh boy.

Boy pun tak menyangkanya, mereka saling bertatap tatapan, dan akhirnya mereka berpelukan dan mereka melanjutkan perjalanannya kerumah gadis itu.

“makasih boy udah nganterin, makasih juga bunganya” kata gadis itu

“iya sayang, aku pulang dlu ya, dada” jawab boy

“iya sayang” balas gadis itu sambil melambaikan tangan keboy

Gadis itu masuk kerumah dan menceritakan apa yang telah terjadi kepada ayahnya 
lewat telepon.

“papah, tadi aku ditembak sama boy.. “ kata gadis itu sambil girang

“hah kok kamu ga mati?” jawab ayahnya

“ihhh papa bukan gitu maksudnya” lanjut gadis itu

“iya iya papa tau, selamat ya anakku” balas ayah dari gadis itu

“iya paaahhh, makasih yaaa” jawab gadis itu

“papa lanjut kerja dulu yaaa, see you” lanjut ayahnya sambil menutup telepon

Gadis itu merasakan kebahagiaan tapi juga merasakan kesedihan karena dirumah itu hanya ada dia dan pembatunya saja, mereka hanya berdua tanpa kehadiran ayah dari gadis itu yang sibuk bekerja kesana kemarin, mementingkan duniawi daripada anaknya sendiri. Gadis itu langsung berlari kekamarnya dan langsung berchattingan dengan boy hingga larut malam dan mereka juga melakukan video call seperti pasangan pasangan LDR saat ini

Tahun demi tahun berlalu hingga pada suatu malam mereka makan disebuah restoran dan tanpa sepengetahuan mereka ternyata restoran tersebut milik omnya Reva.

“enak ga yang makan disini?” tanya boy

“enak yang” jawab gadis itu sambil melahap makanannya

“iya sayang, suasananya cozy abis” lanjut boy

“iya nih enak banget” jawab gadis itu

“eh aku nyobain dong” kata boy

“iya ini aaaaa” jawab gadis itu sambil menyuapi boy

“aaaaaa” jawab boy sambil membuka mulutnya

Saat reva membantu omnya untuk memasakkan pecel lele, ia pun melihat kawan lamanya makan disitu bersama kekasihnya, boy. Tanpa basa basi reva pun langsung menghampirinya

“loh kalian?” kata reva

“loh reva, ini punyamu?” tanya gadis itu

“kaga ini punya om gua, gua ikut bantuin aja” jawab reva

“ahaha, enak lhoh” lanjut gadis itu

“loh boy?” kata reva sambil kebingungan

Boy terdiam tanpa mengucap sepatah katapun.

“kamu kenapa yang?” tanya gadis itu

“ohhh kamu pacarnya boy?” lanjut reva

“iya rev” jawab gadis itu

“boy bukannya kita udah jadian beberapa bulan lalu??? Katanya kamu single, dia Cuma temenmu kok sekarang jadi pacarmu?” jawab reva sambil kaget

“loh loh loh wah lu ternyata” jawab gadis itu sambil membanting sepiring pecel lele yang sedang ia makan, dan ia langsung pergi meninggalkan warung itu.

“boy lu sekarang bicara deh” tanya reva

“reva reva aku bisa jelasin semua ini, kita Cuma kaka adekan aja kok santai aja, gaada hubungan apa apa” jawab boy sambil sedikit gelisah

“beneran?” lanjut reva

“iya sayang, hanya kamu sayangku yang dihati” jawab boy dengan sedikit gombalannya

“ah kamu mah bisa aja” balas reva

Akhirnya mereka berdua melanjutkan makan malam mereka tanpa memikirkan nasib gadis tadi.

“gua bodoh bangett mau diselingkuhin, ih najissss” uneg uneg gadis itu sesampainya dirumah
“bodoh”
“bodoh”
“bodoh”
“bodoh”
“bodoh”
“bodoh” kata kata itu selalu diucapkan oleh gadis itu berulang kali hingga akhirnya ia menerima telepon dari orang yang tak ia kenal

“dengan kediaman bapak kaefci?” tanya orang tersebut

“iya iya betul pak, ini dengan siapa ya?” jawab gadis itu

“ini dari pihak rumah sakit, orang tua anda mengalami kecelakaan yang parah” balas orang itu

“hah mana bisa, papah saya orangnya safety pak” jawab anak itu dengan sedikit kegelisahan

“iya beliau sepertinya terburu-buru hingga menabrak palang rel kereta api yang kebetulan ada kereta lewat” jawab orang tersebut

Gadis itu langsung melepas telepon tersebut dan tertawa seperti orang sakit jiwa, sudah banyak sekali derita yang ia terima dimalam itu, ia pun langsung masuk kekamar dan mengunci kamarnya.

Keesokkan harinya pembantunya menelpon boy dan reva untuk datang dan ikut membujuk gadis itu supaya mau membukakan pintunya lagi, mereka semua belum tau kalau ayah dari gadis itu telah meninggal, jam demi jam telah mereka lalui tetapi gadis itu tetap tidak mau membuka kan pintu, karena boy kesal boy meminta ijin kepada pembantunya untuk mendobrak pintunya,sang pembantu mengiyakan perilaku boy, tanpa basa basi lagi boy langsung mendobrak pintunya dan pintunya berhasil membuka sedikit, ada selembar surat dibawah dan boy langsung mengambilnya dan membacanya kencang kencang

“terima kasih untuk semuanya, malam itu adalah malam terindah”

 itulah yang dituliskan gadis itu, boy reva dan pembantunya pun kebingungan dengan maksud dari surat itu, hingga boy pun melanjutkan untuk membuka pintunya lebar lebar dan alhasil mereka semua terkejut setengah mati, reva sempat pingsan mengetahui hal tersebut, pembantunya menangis tak henti henti,boy terdiam, berlutut, menyesali semua yang telah ia perbuat dan ia pun memeluk gadis itu untuk keterakhir kalinya.


The End


Kamis, 25 Februari 2016

ASSALAMUALLAIKUM WR. WB

Halo semuanya, saya akan menceritakan bagaimana kegiatan PLS ku beberapa hari yang lalu. Dimulai pada hari selasa 16 februari 2016, kami datang kesekolah pukul 06.30 WIB. Kami langsung dijemput oleh 6 buah bis. Kami pun memulai perjalanan kami. Perjalanan kami ketujuan pertama yaitu PT. Sritex yang terletak diSukoharjo. Kami keSukoharjo via Jogja(turi)dan sampai di PT. Sritex kurang lebih pukul 11.00 WIB. Saat kamu berada di PT. Sritex kami diajak melihat cara membuat baju dari bentuk kapas hingga baju siap pakai, disana banyak sekali baju yang bagus bagus, mulai dari dress,baju tentara dan lain lain. Sedikit info tentang PT. Sritex, PT. Sritex memiliki luas 130 hektar dan memiliki pekerja kurang lebih 25.000 orang, angka yang fantastis bukan? Aku pun sempat kaget mengetahuinya, tetapi aku lebih kaget dan bangga lagi ketika tau kalau PT. Sritex merupakan pabrik garmen terbesar diasia tenggara, aku sangat bangga dan bersyukur bisa mengunjunginya. Seluruh produk dari PT. Sritex diEkspor keluar negeri, mereka telah memiliki kurang lebih 15 partner disetiap negara.Setelah melihat cara membuat baju kamipun diajak mengunjungi  tempat penjualan baju yang diproduksi oleh PT. Sritex, disana kami melihat batik,kaos,dress bahkan kain gulungan yang dijual permeter, kami pun menjumpai baju baju tentara yang dikerjakan oleh PT. Sritex seperti baju tentara malaysia,indonesia dan lain lain. Setelah selesai mengunjungi PT. Sritex kami pun mengambil Box makan makan siang yang berada dirumah makan Taman Sari.Setelah dari rumah makan Taman Sari kamipun memulai perjalanan untuk mengunjungi Sangiran. Kami sampai disangiran pukul 14.00 WIB. Sesampainya disana banyak yang kekamar mandi, kwkw sepertinya mereka udah pada kebelet :D , setelah semuanya selesai kamipun mulai memasuki sangiran, kami dipandu oleh guide dari sangiran, disangiran banyak sekali diorama manusia purba, dari homosapiens, homoerectus , hingga pithecantrophus. Tidak hanya manusia purba, disana digambarkan juga bagaimana cara penggalian, keraangka kerangka hewan purba, dan ada juga pemutaran film tentang teori bigbang, disangiran sendiri terdiri dari beberapa ruang, yaitu 3 ruang pameran 1, ruang pameran dua dan ruang pameran 3. Setelah selesai mengunjungi museum sangiran kamipun berganti baju yang telah diberikan oleh sekolah dan kamipun berjalan menuju PGS atau pusat grosir solo. Sesampainya disana PGS ternyata sudah tutup dan kamipun akhirnya melanjutkan perjalanan keSolo Square. Setibanya kami disana kami langsung berpencar satu sama lain mencari kebutuhan masing masing. Kita diberi waktu hingga pukul 07.00 WIB . Aku langsung menuju kezona permainan karena aku sangat ingin mendapatkan boneka disana, aku kesana bersama teman temanku dan kamipun tidak berhasil mendapatkan sebuah boneka. Kamipun mencoba berkaraoke bersama, mengingat suara kami yang sangat hancur kamipun meninggalkan tempat itu dan kami mengelilingi Solo square, kami sangat haus dan ingin sekali membeli minum tetapi tempat yang menjual minuman yang kami gemari selalu tutup atau ramai dan kamipun menahan nafsu haus kita dan memutuskan untuk kembali keBis masing masing. Setelah dari Solo Square kamipun melanjutkan perjalanan kerumah makan Taman Sari. Sesampainya disana kami makan dan ternyata ada juga teman kami dari magelang yaitu SMP Tarakanita yang juga malam itu makan dirumah makan taman sari. Setelah dari Taman Sari kamipun langsung pulang kekota kita semua yaitu kota Magelang. Kami sampai diMagelang kurang lebih pukul 23.00 WIB . Ada yang pulang menaiki motor dan ada yang dijemput orang tuanya. Hari itu adalah hari terindah diBulan februari.
Terimakasih kawan sudah mau mengikuti kegiatan PLS Dari SMAN 2 Magelang, sampai berjumpa dikegiatan selanjutnya.
Wassalamualaikum Wr.Wb

Kamis, 10 Desember 2015

Kelemahan Sistem Belajar Wayangan

KELEMAHAN SKS

Sistem kebut semalam atau yang sering disebut SKS atau disebut juga sistem belajar wayangan merupakan cara belajar siswa yang sering dilakukan ketika akan menghadapi ulangan di keesokan harinya. Metode belajar ini biasanya dilakukan oleh pelajar SD, SMP, SMA, bahkan mahasiswa. Beberapa kekurangan sitem kebut semalam antara lain :

          Pertama, kita menjadi kurang tidur. Otak kita perlu istirahat. Kita perlu tidur yang cukup saat akan melaksanakan ulangan. Jika kita capek, keesokannya kita tidak bisa berpikir dan mengingat apa yang telah kita pelajari semalam.

          Kedua, belajar perlu ketenangan. Menurut saya dalam belajar harus dalam suasana yang tenang. Sistem kebut semalam menurut saya tidak memberi ketenangan pikiran maupun emosi. Kita terlalu terburu-buru dalam mempelajari pelajaran, kita berpacu dengan matahari terbit sehingga daya konsentrasi menurun.
       
   Ketiga,  tidak semua orang mudah memahami. Sehingga tidak semua orang bisa belajar dengan sistem ini. Mungkin ada beberapa orang yang membaca satu kali bahan pelajaran langsung paham, tetapi juga banyak orang yang tidak langsung mudeng.


Jumat, 20 November 2015

TEKS LHO


Keanekaragaman Siswa X MIA lll SMAN 2 Magelang


Assallamuallaikum Wr.Wb


X MIA lll Adalah kelas dengan jurusan IPA yang beranggotakan 29 anak dan memiliki lokasi yang strategis dimana siswa dapat belajar dengan nyaman sehat dan bahagia.

Siswa X MIA lll beranggotakan 7 Pria dan 22 Wanita. Dari 22 wanita tersebut yang tidak berkerudung hanya 1 orang, yang lainnya berkerudung. Mereka semua beragama islam.

Jika dilihat dari rumahnya siswa X MIA lll dapat dibagi menjadi dua wilayah, yaitu dalam kota dan luar kota. Semuanya terbagi rata yaitu 50% : 50%. Rumah terjauh yaitu windusari.

Siswa X MIA lll adalah siswa organisasi, terbukti ada 3 Orang yang beroganisasi OSIS, 3 Anak berorganisasi MPK dan 5 orang berorganisasi pramuka (Caba)

Siswa X MIA lll juga merupakan siswa yang aktif dalam mengikuti ekstrakulikuler, diantaranya Paskibra,Pencak silat,futsal,basket,fotografi dan lain lain.

Ditinjau dari Profesi kedua orang tuanya, Kelas X MIA lll beragam,diantara lain tentara,wiraswasta,Petani,Pns Dan lain lain.

Siswa X MIA lll juga memiliki Hobby yang beragam, antara lainBerenang,foto,membuat video,travelling,membaca,menyanyi dan lain lain.



Sekian yang bias saya sampaikan. Bila ada salah kata ataupun perbuatan saya mohon maaf


Wassallamuallaikum Wr.Wb

Jumat, 30 Oktober 2015

Teks Anekdot


Tugas anekdot
Favian Aura Pratama
X MIA 3 / 08

Dua orang kader parpol – sebut saja namanya Pailul dan Paijo sama-sama mencalonkan diri jadi anggota MPR. Setelah menyerahkan berkas pencalonannya ke KPU, keduanya terlihat ngobrol di kantin gedung.
“Jika nanti terpilih jadi anggota MPR, apa yang akan kamu lakukan?” tanya Pailul
“Saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat,” jawab Paijo mantap.

“Sebab, rakyat telah menitipkan aspirasinya lewat kita. So, sebagai wakil rakyat, kita harus mengemban amanah tersebut dengan sebaik-baiknya agar tercipta masyarakat yang adil, makmur, sejahtera dan berketuhanan.”

Pailul manggut-manggut. Tak jelas, karena ngerti atau galau. “Lalu apa pendapatmu tentang korupsi?”

“Korupsi adalah tindakan tak bermoral dan tak seharusnya dilakukan oleh anggota MPR. Jika saya duduk di senayan kelak, saya akan buat undang-undang yang mengatur hukuman mati bagi koruptor.”
Mendengar jawaban tersebut, Pailul tertawa terbahak-bahak. Katanya, “ Kau ini mau jadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat atau mau jadi anggota Majelis Ta’lim?”